OJK Lampung: Leasing yang Masih Tarik Paksa Kredit di Tengah Pandemi Akan Ditutup

416

Lampung24jam.com, Bandarlampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung memberi peringatan tegas kepada leasing (perusahaan pembiayaan) untuk dapat mengikut aturan pemerintah terkait penangguhan atau relaksasi kredit bagi masyarakat terdampak pandemi. OJK Provinsi Lampung akan memberikan sanksi tegas bagi leasing yang masih membandel menarik paksa kredit kepada warga.

Indra Krisna selaku kepala OJK Lampung mengatakan bahwa OJK tidak segan-segan menutup kantor cabang leasing di Lampung jika tidak mau mengikuti aturan.

“Kalau ada yang nakal-nakal laporkan ke saya, nanti akan saya sampaikan untuk dipindah. Kami tidak segan-segan untuk menutup kantor cabangnya kalau memang tidak mau bekerja sama mendukung program pemerintah ini,” kata Indra Krisna usai mengikuti rapat tertutup di Posko Covid-19 Balau Keratun Pemprov Lampung, Rabu 15 April 2020.

Hal tersebut sesuai dengan aturan OJK pusat terkait  aturan soal stimulus restrukturisasi kredit dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus perekonomian sebagai kebijakan Countercyclical. Melalui kebijakan itu, debitur diizinkan untuk mengajukan keringanan kredit kepada pihak perbankan maupun perusahaan leasing.

Indra juga mengatakan bahwa OJK sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk menjalankan program keringanan kredit ini. Namun tak dipungkiri masih ada kendala di lapangan akibat komunikasi yang kurang lancar antara perusahaan pembiayaan di pusat dengan kantor cabang di daerah.

“Kamis lalu sudah vecon dengan seluruh anggota APPI. Mudah-mudahan komunikasi bisa semakin lancar sehingga kedepan tidak ada lagi masalah di lapangan,” katanya.

Namun Indra juga menghimbau kepada masyarakat yang masih mampu untuk membayar tagihan kredit agar dibayarkan. Karena ini juga sebagai upaya bersama menyelamatkan pertumbuhan ekonomi yang merosot akibat dampak pandemi covid-19. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here