Pura-pura Miskin Demi Bantuan PKH, Penjara 5 Tahun dan Denda 50 Juta Menanti

928

Lampung24jam.com, Dalam rangka menekan angka kemiskinan di Indonesia, pemerintah menggelontorkan bantuan melalui kementrian sosial dan diberikan kepada masyarakat miskin yang terdaftar sebagai keluarga penerima bantuan PKH.

Namun dalam hal ini masyarakat perlu Hati – hati bagi penerima PKH yang ternyata hanya berpura – pura tidak mampu. Sebab bisa jadi anda benar – benar dibuat miskin oleh pemerintah.

Pemerintah sendiri telah dengan tegas mengatur undang – undang yang akan mempidana dan memberi denda pada warga masyarakat Indonesia yang berpura – pura miskin hanya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Pada pasal 43 Undang – Undang No. 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin, telah diatur jika Setiap orang yang memalsukan data verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (3), dipidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 50 juta.

Kemudian diatur pula pidana dalam pasal 43, dimana setiap orang yang menyalahgunakan dana penanganan fakir miskin sebagaimana dimaksud dalam pasal 38, dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta.

Penerima PKH sendiri memiliki tiga kriteria yang diwajibkan dalam pendataan selain mereka memang masuk dalam kategori miskin/tidak mampu.

Kriteria komponen kesehatan meliputi ibu hamil/menyusui, ada anak berusia 0 sampai dengan 5 tahun 11 bulan. Kemudian kriteria komponen pendidikan meliputi ada anak SD/MI atau sederajat, anak SMP/MTs atau sederajat, anak SMA/MA atau sederajat, dan anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Adapun kriteria komponen kesejahteraan sosial meliputi lanjut usia diutamakan mulai dari 70 tahun dan penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here