Ancam Sebar Foto Bugil, Siswi Mts di Peras dan Disetubuhi

395

Lampung24jam.com – Dengan modus mengancam bakal sebar foto-foto bugil, seorang pria di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memeras dan menyetubuhi siswi MTS yang merupakan mantan pacarnya.

Akibat perbuatannya, pria berinisial AL (19), tersebut akhirnya ditangkap polisi dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kejadian itu bermula saat pelaku mengirim pesan singkat kepada korban berinisial BL (14). AL mengajak korban untuk kembali pacaran setelah mereka putus beberapa minggu sebelumnya.

Korban tak bersedia dengan ajakan tersebut sehingga membuat pelaku mengancam akan menyebarkan foto-foto bugil korban ke media sosial.

Pelaku meminta korban untuk memuaskan nafsunya dan meminta uang sebesar Rp50 ribu sebagai pengganti syaratnya.

Lantaran takut dengan ancaman, korban akhirnya menuruti kemauan pelaku. Pelaku lantas datang ke rumah korban di salah satu desa di Kecamatan Lempuing, OKI, pada Kamis (7/5/2020) malam.

Situasi rumah korban yang sepi membuat pelaku leluasa melancarkan aksi bejatnya. Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku juga memeras mantan pacarnya itu dengan meminta uang Rp50 ribu.

Tak terima dengan ulah pelaku, korban kemudian mengadukan kejadian itu kepada orang tuanya dan melapor ke polisi.

Pelaku akhirnya ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di kolong tempat tidur kamar ibunya, Senin (11/5/2020). Turut diamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban, dan dua ponsel milik korban dan tersangka.

Kasubag Humas Polres OKI AKP Iryansyah mengatakan, tersangka mengakui perbuatannya dengan dalih tak terima hubungan asmaranya kandas dengan korban.

Tersangka mengancam akan menyebarkan foto-foto bugil korban agar dapat menyetubuhi dan melakukan pemerasan.

“Benar, tersangka menyetubuhi dan memeras korban atau mantan pacarnya dengan modus mengancam menyebarkan foto-foto bugil,” kata Iryansyah, Selasa (12/5/2020).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Tersangka masih ditahan di Mapolsek Lempuing. Selanjutnya berkas dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidangkan,” pungkasnya. (*)

Sumber : merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here