Berawal dari Curhat, Guru Pramuka Perkosa Muridnya Hingga Hamil

482

L24, Blitar – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial SE (16) menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan P (39) yang tak lain adalah guru ekstra kurikuler Pramuka di salah satu sekolahan di Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Kasus pemerkosaan itu terbongkar setelah istri tersangka yang juga sebagai guru BK membaca chating korban bersama sang suami. Kemudian, istri pelaku menceritakan kejadian itu kepada orang tua korban bahwa anaknya telah disetubuhi oleh pelaku.

Saat dihadirkan dalam rilis kasus, Jumat (14/5/2020) ia mengaku, awal melakukan perbuatan tak senonoh itu saat korban curhat terkait percintaan korban dengan pacarnya di sebuah kolam renang dan kemudian korban diajak ke rumah pelaku.

“Sudah melakukan 3 kali dirumah, saat istri saya berada diluar rumah. Awalnya ia cerita tentang pacarnya dan kemudian saya ajak kerumah,” kata P.

Sementara, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, mengatakan korban mengalami kehamilan 2 bulan.

“Pelaku sudah melakukan persetubuhan sebanyak 3 kali. Hingga korban mengalami kehamilan 2 bulan,” kata Fanani.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 Undang-undang Nomo 35 jo Pasal 64 KUHP dengan ancama hukuman maksimal maksimal 15 tahun penjara. (*)

Sumber : suaraindonesia.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here