Terlalu Lama Hidup Miskin, Mak Ijah Tak Mengenali Uang 100 Ribuan

278

Lampung24jam.com, Garut- Ijah (85) warga Kampung Cihurang, RT 04/ RW 07, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut merupakan salah-seorang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa. Saat didatangi petugas yang akan menyerahkan BLT, ia tampak kebingung.

Diketahui, rombongan tim satgas relawan COVID-19 Desa Sukajaya beserta Forkopimcam mengahapiri kediaman Mak Ijah untuk menyerahkan secara langsung uang BLT Dana Desa, Rabu (13/05/2020).

“Artos naon ieu teh?”  “Uang apa ini?“ tanya Mak Ijah, saat petugas menyerahkan lembaran uang 100 ribuan.  Mak Ijah bahkan sempat memanggil cucunya untuk memperlihatkan uang pecahan seratus ribu yang ia terima.

Seperti diketahui, selama ini Mak Ijah merupakan salah satu warga yang hidup dengan segala keterbatasan ekonomi. Memilukan, saking terlalu lama hidup dalam kemiskinan, Mak Ijah tak mengenali uang pecahan rupiah.  Ia hanya tinggal seorang diri dir umah berdinding bambu berukuran 20 meter persegi.

“Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi ke lapangan beberapa waktu sebelumnya, tim relawan COVID-19 Desa Sukajaya yang diketuai langsung oleh Pak Saep yang juga kepala desa, Mak Ijah termasuk yang layak menerima BLT DD. Hal tersebut sesuai yang diatur dalam Permendesa Nomor 6 Tahun 2020 berikut surat edaran Dirjen PMD Kemendes,” ungkap Dani, salahsatu anggota tim relawan COVID-19 Desa Sukajaya.

Dari pantauan, Pemerintah Desa Sukajaya bersama Forkopimcam, pendamping desa dan Kabid Pemdes DPMD Kabupaten Garut menyalurkan program Bantuan Lansung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp 600.000 per KPM (Keluarga Penerima Manfaat)  yang diberikan selama 3 bulan. (*)

 

Sumber : garutexpres.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here