Mesuji dan Lamtim Bakal Jadi Percontohan Penerapan New Normal di Lampung

517

Lampung24jam.com, Bandarlampung – Penanganan Covid-19 terus berlangsung di berbagai daerah, himbauan untuk hidup sehat, jaga jarak dan pakai masker masih berlaku dimana-mana, namun dengan begitu ekonomi tetap harus berjalan, maka dari itu pemerintah akan segera menerapkan New Normal.

Tadanya penerapan kehidupan normal secara baru atau dikenal dengan new normal, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung menyebutkan, meskipun saat ini Provinsi Lampung belum menjadi daerah yang diujicobakan penerapan new normal, namun Lampung harus bersiap-siap.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan, meskipun aturan new normal belum diberlakukan di Provinsi Lampung, langkah-langkah prosedur tetap (protap) kesehatan harus terus dijalankan.

“Kita memang belum dilakukan ujicoba, untuk dilaksanakan new normal ini. Namun kita sudah harus siap-siap, dengan protokol kesehatan yang harus dilakukan secara terus menerus. Hal ini dilakukan, agar kita terbiasa dengan new normal tersebut,” kata Reihana, Jumat (29/5/2020). Lansir lampungpro.co

Reihana menyebutkan, jika nantinya Provinsi Lampung juga akan diujicobakan untuk penerapan new normal ini, maka prioritas yang akan diterapkan kehidupan baru ini ada di dua kabupaten. Adapun kedua kabupaten tersebut yakni, Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Lampung Timur.

“Kalaupun nantinya di Provinsi Lampung hendak diujicobakan, maka ada dua kabupaten yang masih bersih dari Covid-19 yakni Lampung Timur dan Mesuji. Hal ini dikarenakan, di dua tempat tersebut belum ada kasus yang terkonfirmasi positif covid-19. Kita bisa belajar dari daerah tersebut,” sebut Reihana.

Reihana meminta kepada masyarakat Lampung agar kedepannya, bisa menerapkan gaya hidup (life style) yang baru. Adapun gaya hidup baru tersebut, nantinya masyarakat harus tetap menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun, hingga harus jaga jarak bila ingin sosialisasi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here