Imingi Uang 100 Ribu, Paman Asal Gunung Sugih Hamili Ponakan Dibawah Umur

1099

Lampung24jam.com, Lampung Tengah – HB (39) warga Kelurahan Gunung sugih Raya, Kecamatan Gunung sugih  Lampung Tengah ternyata sudah berkali-kali menyetubuhi keponakannya, hingga akhirnya korban hamil empat bulan.

Saat melancarkan aksinya ke korban, HB juga memberikan sejumlah uang agar gadis di bawah umur tersebut tak melapor ke keluarga ataupun polisi.

Informasi yang dihimpun, Saat itu korban meminta uang. Tersangka mengatakan bahwasannya akan memberikan uang kepada korban dengan syarat mau melakukan hubungan intim. Korban menyetujuinya.

Tindakan asusila itu diduga dilakukan berkali-kali dan sudah cukup lama di rumah terduga pelaku. Korban juga sangat tertutup,namun belakangan korban terlihat mengalami perubahan yang janggal,serta perutnya yang mulai membuncit.

Kasus ini baru terungkap Sabtu (4/7), sekitar pukul 18.00 WIB ketika pihak keluarga memeriksa kondisi kesehatan korban dengan mengunakan tespack.Saat itulah baru diketahui bahwa korban sedang hamil.

Hal itu sontak membuat kaget Pihak keluarga korban dan kerabat lainnya. Setelah didesak, korban akhirnya mengaku dan mengatakan bahwa pelakunya adalah sang paman.

Fakta lain mulai terungkap. Ternyata sudah sekitar dua tahun hubungan terlarang terajut. Begitu pengakuan korban. “Kalau hubungan intim, pengakuannya sudah empat kali,” sebut Eko. Sekali di Metro dan tiga kali di rumah tersangka. Ketika istrinya tak ada di rumah.

Korban selalu diberi uang oleh tersangka Rp100 ribu usai berhubungan intim

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng lantas turun tangan. Ya, LPA ambil peran untuk mendampingi korban. Ternyata, korban hamil empat bulan.

Tersangka ternyata paman kandung korban yang seharusnya bisa melindungi,” kata Ketua LPA Lamteng Eko Yuwono

Pihak keluarga  bersama LPA kemudian melaporkan dan menyerahkan tersangka ke polisi. Atas dasar itulah polisi menahan tersangka dan kini proses hukumnya ditangani Polres Lampung Tengah.

Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Yuda Wiranegara mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan pencabulan anak di bawah umur. Dengan Nomor Laporan: LP/796 -B/VII/2020/Polda LPG/Res Lamteng, Tgl. 4 Juli 2020.

“Tersangka Hendri Bebasno diserahkan keluarga korban ke Polres Lamteng, Sabtu (4/7), sekitar pukul 22.00 WIB,” sebut Yuda.

Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 81 Ayat (2) atau Ayat (3) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Jo Pasal  64 Ayat (1) KUHP. (*)

Sumber : difatvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here