Digilir 8 Pemuda, Seorang Wanita Tewas Dengan Luka di Kemaluanya

2728

L24, TANGERANG- Polisi memastikan penyebab tewasnya seorang perempuan berinisial OR yang menjadi korban pemerkosaan 8 orang di Pagedangan, Tangerang Selatan bukan karena pil kuning atau eksimer.

Hasil autopsi didapat jika korban mengalami infeksi akibat kekerasaan seksual.

“Jadi kan penyebab meninggalnya korban yang selama ini ditanyakan apakah karena pengaruh eksimer itu, ternyata tidak ditemukan eksimer di tubuh korban. Mungkin karena sudah lama juga ya,” kata Kapolsek Padegangan AKP Efri saat dihubungi, Kamis (9/7).

Dia menyampaikan, dari hasik autopsi diketahui alat kelamin korban mengalami luka. “Nah luka terjadi infeksi yang sangat hebat akibat daripada kekerasan seksual yang mengakibatkan infeksi yang sangat hebat. Nah infeksi itu yang menyebabkan kematian,” sambungnya.

Luka tersebut didapat akibat korban dicabuli secara bergilir oleh 8 orang pelaku hingga 2 kali. Polisi pun memastikan tidak ada kekerasan fisik lainnya selain pemerkosaan.

“Itu kan sudah jelas karena memang hanya dari kekerasan seksual perkosaan. Iya itu anak umur belasan tahun dilakukan (perkosaan) bergilir itu dalam waktu yang bersamaan dua kali,” pungkas Efri.

Sebelumnya, warga Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan berinisial OR menjadi korban pemerkosaan oleh 8 orang pria hingga meninggal dunia. Pemerkosaan ini terjadi setelah korban berkenalan dengan salah satu tersangka Fikri Fadhilah lewat media sosial.

Keduanya kemudian menjalin tali kasih. Setelah cukup lama berkenalan, korban kemudian dibawa pacarnya ke sebuah rumah untuk digilir oleh 8 tersangka. Setelah pemerkosaan tersebut, korban jatuh sakit dan dibawa ke Rumah Sakit khusus jiwa Darma Graha Serpong pada 26 Mei 2020. Pada 11 Juni 2020, korban meninggal. (*)

Sumber : pojoksatu.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here