Baznas Lampung Tengah Launching Zmart, Progam Unggulan Pemberdayaan Mustahik

97

Lampung24jam.com, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Tengah 05 November 2020 meluncurkan salah satu program Produktif, yakni Program Zmart.

Launching yang bertempat di rumah salah satu penerima program Zmart yakni Mastur di Desa Bandar Sari Lingkungan IV Bandar Jaya Barat dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Kepala Kantor wilayah kementerian agama Provinsi Lampung, Kementerian Agama Lampung Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Tengah, Ketua Baznas Provinsi Lampung, Ketua Baznas Bandar Lampung, Ketua Baznas Kota Metro, Lurah Bandar Jaya Barat,dan Tokoh Masyarakat Maupun Agama.

Program Zmart merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik Baznas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan eksistensi serta kapasitas usaha Retail Mikro dan mengangkat skala usaha. Adanya launching Zmart ini diharapkan agar terbentuk sebuah gerakan untuk berbelanja di warung klontong Mikro, sehingga Omset penjualan mustahik akan terus meningkat.

Program Zmart ini diserahkan langsung oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Kementrian Agama Wilayah Lampung, Ketua Baznas Lampung Tengah, Ketua MUI Lampung Tengah, Kemenag Lampung Tengah, Ketua Baznas Lampung kepada para saudagar Zmart
Ketua Baznas H. Sutrisno menyatakan Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah Urban.

Beliau menyampaikan Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kapasitas warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar retail modern. Juga mengatasi kemiskinan khususnya di wilayah perkotaan Tahap selanjutnya, kata H. Sutrisno, Zmart akan diarahkan menjadi sebuah marketplace atau marketing board untuk semua produk yang dihasilkan oleh mustahik penerima manfaat program.
“Zmart juga akan menjadi sebuah Pusat Branding, Marketing, Selling, dan Developing bagi produk-produk mustahik. Dalam pelaksanaan program Zmart akan dibentuk berbagai Zmart Point dengan strategi meningkatkan skala usaha warung mikro kecil (kelontong) masyarakat di berbagai titik,” ujarnya.

Guna membangun jaringan usaha Zmart, kata H.Sutrisno, perlu dibangun Grosir yang akan menyuplai barang kepada Z-Mart Point dengan harga yang lebih murah dan bersaing.

Pada 2020 ini, kata H Sutrisno, akan didirikan 50 ZMart Point. “Sekarang 50 Titik Z-Mart Point. Baznas Lamteng mengambil 35 titik dan Baznas Pusat 15 titik. InsyaAllah kalau berhasil, program ini akan ada di 28 Kecamatan Lampung Tengah yang akan kita Kordinasikan dengan Unit Pengumpul Zakat yang ada disetiap Kecamatan.

Di tengah terbatasnya sumber daya yang ada, H.Sutrisno menyatakan usaha ritel menjadi intervensi yang relevan di perkotaan mengingat tingginya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang dapat dipenuhi oleh usaha ritel dalam bentuk warung.

“Target dari program ini adalah mendorong mustahik untuk bertransformasi menjadi Muzakki dengan standar Had Kifayah untuk mengurangi kemiskinan. Untuk mencapai target yang optimal ini memerlukan proses pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pemberdayaan masyarakat dibangun dengan pemupukan modal sosial dan pembangunan partisipatif. Untuk memproses keinginan itu diperlukan kejelasan konsep, arah, dan langkah pemberdayaan yang akan dilakukan,” ujarnya.

Proses membuat ZMart Point, kata H.Sutrisno, melalui berbagai tahapan. “Kita lakukan asessment (survei langsung untuk mencari calon mustahik), latihan dasar kelompok, branding (pengecatan, pemasangan Rak, Pemasangan Plang ZMart dan penggelontoran sembako ke warung), pendampingan keberlangsungan program, dan kemandirian dari warung-warung yang kita bantu. Program ini diharapkan bisa menjadi daya pacu untuk para penerima bantuan agar lebih semangat untuk memajukan warung ritelnya,” paparnya.

Sementara itu, Nirlan, S.E. M.M selaku sekertaris daerah Kabupaten Lampung Tengah mengatakan sangat mendukung adanya program Zmart ini.

“ditengah tengah kondisi ekonomi yang saat ini menurun dengan adanya program Zmart harapannya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama yang kurang mampu, dan juga kami berterimakasih kepada Baznas Kabupaten Lampung Tengah karena sudah membantu perekonomian warganya, semoga program Zmart ini sukses, tetap berlanjut, dan terus berkembang’’, pungkasnya.

Diketahui Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No.8/2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS).

Lahirnya UU No.23/2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran Baznas sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara Nasional. Baznas dinyatakan sebagai lembaga pemerintah non struktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada presiden melalui Kemenag.

Baznas bersama pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan: Syariat Islam, Amanah, Kemanfaatan, Keadilan, Kepastian Hukum, terintegrasi dan akuntabilitas.

Mari salurkan Zakat Infak dan sedekah kamu ke rekening Baznas Kabupaten Lampung Tengah, Dengan anda menyalurkan tangan anda melalui zakat,infak dan sedekah Insyallah dapat membantu saudara saudara kita yang membutuhkan.

Rekening Zakat:⁣⁣
Bank Mandiri Syariah 7050517343
Bank Lampung 3850301333337
BPRS RAJASA 0113002304⁣

Rekening Infak/Sedekah:⁣⁣
Bank Mandiri Syariah 7121260128
Muamalat 3520014225

#BAZNASRI
#LpemBaznas
#Zmart
#Lumbungpangan
#Balaiternak
#SemestaKebajikanZakat
#Baznaslamteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here