Tak Bermoral, Seorang Ayah di Bekri Lampung Tengah Gagahi Putri Kandungnya

808

Lampung24jam.com, Bekri –Kasus pencabulan kembali terjadi di Lampung Tengah, Seorang ayah di Kecamatan Bekri, Lampung Tengah tega merudapaksa Y (13), putri kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

Tersangka yang diketahui berinisial BJ (42) warga Kampung Rengas, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah melakukan perbuatan bejat tersebut terhadap anaknya yang masih berusia 13 tahun.

Kini, pria berinisial BJ (42) itu pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkuk di balik jeruji besi.

BJ diamankan Polsek Gunung Sugih berkat laporan W (40), bibi korban.

Kapolsek Gunung Sugih Iptu Widodo Rahayu mengatakan, BJ ditangkap saat bersembunyi di sebuah gubuk areal perkebunan jagung, Minggu (13/12/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Korban memberi tahu bibinya jika ayahnya sudah melakukan perbuatan persetubuhan. Bahkan keterangan korban, aksi itu dilakukan lebih dari satu kali,” terang Iptu Widodo Rahayu, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Kamis (17/12/2020).

Ditambahkan Widodo, W awalnya melapor kepada pamong desa setempat.

“Pelaku selama ini mengancam korban untuk tidak memberitahukan perbuatannya kepada siapa pun,” imbuhnya.

Namun, korban tidak berani mengadukan perbuatan sang ayah kepada siapa pun karena takut dipukuli.

“Korban takut dipukul dan dimarahi ayahnya, sehingga selama dua tahun terakhir ia tidak berani melapor kepada siapa pun,” kata Kapolsek Gunung Sugih Iptu Widodo Rahayu, Kamis (17/12/2020).

Widodo mengatakan, selama ini BJ leluasa melakukan perbuatan cabulnya karena hanya tinggal berdua dengan putrinya.

“Selama ini menurut keterangan korban, ayahnya itu bahkan melakukan kekerasan fisik dengan menampar wajah korban dan memukul bagian tubuhnya, sambil membentak agar jangan melapor kepada orang lain,” bebernya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, BJ dijerat pasal 76 D jo 81 dan 76 E jo 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here