Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Bendungan Margatiga Lamtim Akan Ailiri 16.588 Ha

371

Lampung24jam.com, Lampung Timur – Pembangunan Bendungan Margatiga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan irigasi dari aliran Sungai Way Sekampung, sehingga terintegrasi dengan Bendungan Way Sekampung.

Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur ditargetkan rampung pada akhir 2021. Bendungan ini diproyeksikan akan mengairi lahan irigasi seluas 16.588 Hektar (Ha).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan jumlah tampungan air untuk mendukung program ketahanan pangan dan air nasional. Pembangunan bendungan dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya Bendungan Margatiga yang berada di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Menurut Basuki pembangunan Bendungan Margatiga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan irigasi dari aliran Sungai Way Sekampung, sehingga terintegrasi dengan Bendungan Way Sekampung.

“Apabila diambil dari Bendungan Batutegi cukup jauh, sehingga kami buat dua bendungan, yakni Bendungan Margatiga dan satu lagi Bendungan Way Sekampung agar lebih mudah dan terintegrasi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat meninjau pekerjaan Bendungan Margatiga, Lampung Timur, seperti dikutip dari website resmi Kementerian PUPR, Rabu (27/1/20211).

Menurut Menteri Basuki, progres pembangunan Bendungan Margatiga saat ini sudah mencapai 56% dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

Bendungan dengan kapasitas tampung 147,94 juta m3 di hilir Sungai Way Sekampung ini diproyeksikan akan mengairi lahan irigasi seluas 16.588 Hektar (Ha). Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku di Lampung Timur sebesar 0,83 m3/detik.

Bendungan Margatiga merupakan tipe urugan dengan tinggi mencapai 28,75 meter, panjang puncak 321,76 meter, dan lebar puncak 7 meter. Bendungan ini memiliki luas genangan 2.137 Ha.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Abdul Muis mengatakan, konstruksi bendungan Margatiga dikerjakan oleh kontraktor PT. Waskita Karya-Adhi, KSO dengan nilai kontrak Rp 838 miliar. Sementara untuk pekerjaan supervisi dilaksanakan oleh PT. Yodya Karya (Persero)- PT. Wiratman (KSO).

Selain Bendungan Margatiga, BBWS Mesuji Sekampung, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan Bendungan Way Sekampung dengan progres saat ini mencapai 80,75 % dan ditargetkan selesai Juli 2021.

Bendungan Way Sekampung memiliki kapasitas tampung 68 juta m3 yang akan dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi sebesar 55,373 Ha dan air irigasi untuk ekstensifikasi berupa pengembangan daerah irigasi rumbia extension dengan potensi luas 17.334 Ha. Diharapkan, tambahan irigasi Bendungan Way Sekampung akan meningkatkan intensitas tanam menjadi 200% pada pola tanam padi-padi-palawija.

Manfaat lain Bendungan Way Sekampung adalah sebagai penyedia air baku sebesar 2.482 liter/detik untuk Kota Bandar Lampung, Branti, Kota Metro. Kemudian mereduksi banjir sebesar 185 m3/detik dan berpotensi sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 5,4 MW.

Pengerjaan Bendungan Way Sekampung terbagi menjadi 4 paket yaitu, Paket 1 dikerjakan oleh PT. PP (Persero)-Ashfri (KSO) dengan nilai kontrak Rp 923 miliar, Paket 2 dikerjakan Waskita (Persero)-Adhi Karya (Persero) dengan nilai kontrak Rp. 863,8 miliar. Sedangkan untuk Paket 3 dikerjakan PT. PP-Ashfira dengan nilai kontrak Rp. 152,8 miliar dan Paket 4 dikerjakan PT.Waskita Karya (Persero) Tbk senilai Rp.135 miliar.

Turut mendampingi Menteri Basuki dalam kunjungan ke Lampung Timur tersebut di antaranya Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan PUPR Endra S. Atmawidjaja, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman, Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono, Direktur Bendungan dan Danau Airlangga Mardjono dan Kepala BBWS Mesuji Sekampung Abdul Muis. (*) Sumber : lampung77.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here