Pupuk Langka, Wahrul fauzi Menduga Ada Campur Tangan Mafia Pupuk

397

Lampung24jam.com, Bandar Lampung – Kelangkaan pupuk yang dirasakan oleh petani di wilayah Lampung membuat Wahrul Fauzi Silalahi selaku ketua Komisi II DPRD Lampung Angkat bicara, menduga kelangkaan pupuk yang terjadi di Lampung ada campur tangan mafia pupuk.

Dia menjelaskan, berdasarkan data yang dia dapatkan dari Pusri dan Petrokimia, distribusi pupuk di lapangan malah di atas target yang ditetapkan pemerintah.

Dugaan penyimpangan ini terlihat saat dirinya mendapatkan laporan penjualan dari Pusri dan Petrokimia. Dalam data tersebut, penyimpangan ada pada jumlah laporan realisasi tidak sama dengan kondisi di lapangan.

“Januari laporan dari pihak Pusri dan Petrokimia over. Tapi di lapangan kosong. Ada dugaan penyimpangan di distributor, pengecer, atau justru gapoktan,” kata dia, Kamis (28/01).

Dia mencontohkan, satu gapoktan kebutuhan pupuknya mencapai 20 ton, tapi stok yang dikirim ke kios hanya 10 ton. Sehingganya para petani harus membaginya kepada petani lain.

“Realisasinya hanya terpenuhi sekitar 10 ton. Lantas ke mana 10 ton lainya. Ini ada indikasi permainan mafia pupuk,” kata dia.

Dia pun meminta aparat penegak hukum segera menindak praktik mafia pupuk. “Aparat harus segera bertindak, berantas mafia pupuk,” tegasnya. (*) Sumber : monologis.id

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here