Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa UIN Raden Intan Tuntut Keringanan UKT

217

Lampung24jam.com, Bandarlampung – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung mengelar aksi unjuk rasa untuk menuntut pembanyaran UKT di ringankan, hal ini didasari dengan beberapa alasan, salah satunya adalah masa pandemi.

Usah para mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi diketahui tidak hanya satu kali, yakni berulang kali yang akhirnya di setujui oleh pihak kampus dalam meringankan pembayaran UKT.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung Wan Jamaluddin saat menemui Masa Aksi di depan Gedung Rektorat. Senin(01/02)

Wakil Rektor III itu mengatakan bahwa, para pimpinan dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan sudah melakukan rapat. Dan menemui kesepakatan akan ada keringanan pembayaran UKT mahasiswa, dengan syarat-syarat berlaku.

“Jajaran pimpinan juga sepakati tuntutan mahasiswa untuk penurunan satu grit UKT sesuai tuntutan mahasiswa, dengan syarat berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA),” kata Wan Jamaludin saat menemui Masa Aksi.

Sementara itu, Slamet Korlap Aksi itu mengatakan terkait tuntutan yang mereka ajukan baru penurunan satu grit UKT saja, ada dua point yang masih terus didorong karena belum di tindaklajuti, yakni terkait Subsidi Kuota Mahasiswa dan juga transparansi penggunaan UKT.

Namun, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Wakil Rektor III, Wan Jamaludin mengatakan terkait surat edaran dari kementrian keuangan itu, ditujukan kepada perguruan tinggi negeri umum, untuk umum.

“kemudian, bagaimana dengan perguruan tinggi keagamaan, maka kementrian agama menyauti itu dengan mengalokasikan bantuan itu, bukan membebankan kepada kampus-kampus PTKIN, dan sampai saat ini belum ada surat perintah dari kementrian terkait itu, gak ada,” paparnya.

Terkait transparansi penggunaan UKT mahasiswa, Wan Jamaludin tidak mengomentari sama sekali, ia hanya meminta kepada mahasiswa untuk segera bubar dan tetap kondusif.

“Saya hanya menyampaikan hasil Rapat pimpinan ya, silahkan kalian bubar dan tetap dengan cara damai,” tutup nya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here