Informasi Masyarakat, Dua Pria Tertangkap di Pesawaran Terkait Narkoba

447

Lampung24jam.com, Pesawaran – Berkat informasi dari masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba oleh terduga pelaku Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pesawaran berhasil mengamankan kedua pelaku.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan kedua pelaku terduga adalah TAD(33) warga Desa Jatiringin Kecamatan Kelumbayan Barat Kabupaten Tanggamus AW (38) warga Desa Sidomaju Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran diamankan pinggir jalan Desa Sinar Jaya Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran.

“Penangkapan tersebut pada Hari Selasa 09 Februari 2021, sekira pukul 18.30 WIB, dan saat ini pelaku dan barang bukti sudah di amankan,” ujar Vero, Rabu (10/02).

Bermula dari laporan informasi masyarakat bahwa tersangka 01 sering membawa Narkoba selanjutnya Anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pesawaran melakukan penyergapan pada saat tersangka 01 melintas di TKP dilakukan penggeledahan ditemukan BB dari keterangan Narkoba tersebut berasal dari tersangka 02 kemudian dilakukan pengembangan di wilayah perbatasan Kab. Tanggamus dan berhasil menangkap tersangka 02 saat

“Saat melakukan pengeledahan terhadap kedua pelaku ditemukannya banyaknya barang bukti,” ungkapnya.

Kini, kedua tersangka diamankan di Mapolres Pesawaran berikut barang bukti berupa satu lembar tisu, satu buah masker, tiga bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu, satu kotak rokok ESSE, satu serokan dari sedotan plastik, dua buah pipa kaca pirek , dua bundel bundel plastik klip kosong, satu bungkus diduga sabu 0,36 Gram dan tiga bungkus diduga sabu 2,56 Gram, guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

“Atas perbuatan kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 112 Ayat (1) UU No 35 tahun 2009, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama dua belas tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here