Hari ini Pemkab Lampung Utara Berlakukan Belajar Tatap Muka

1237

Lampung24jam.com, Lampung Utara – Mulai hari ini Kabupaten Lampung Utara mantab melaksanakan pembelajaran secara tatap muka dengan penerapan prokes yang ketat dan kerjasama semua pihak termasuk pihak orang tua yang dihimbau untuk selalu antar jemput sehingga siswa dapat dikontrol, Senin 08/03/2021.

Bupati Lampura, Budi Utomo mengatakan, sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, pelaksanaan tatap muka sekolah kewenangannya diserahkan kepada kepala daerah.

Alhamdulillah, hari ini di daerah kita telah melaksanakan tatap muka yang digelar serentak, mulai TK/Paud, SD, SMP sampai kepada jenjang SMA/sederajat, “kata Bupati disela-sela meninjau PTM, di SMPN 7 Kotabumi.

Menurutnya, Hal ini merupakan kabar baik yang ditunggu oleh wali murid dan siswa yang berada di Kabupaten Lampura. Sebab, selama ini, metode pembelajaran dengan sistem daring dinilai kurang, khususnya masalah pengembangan diri siswa, seperti pembinaan karakter, sikap nasionalisme, kebersamaan dan pembinaan lain yang tidak didapat melalui daring.

“Kami berharap ini maksimal, mulai dari satgas disekolah, puskesmas sampai di Kabupaten. Harus diawasi secara optimal, dan saya rasa kita disini telah siap. Tinggal bagaimana mengoptimalkan pelaksanaannya di lapangan, “terangnya.

Budi menegaskan, pelaksanaan tatap muka langsung harus juga didukung oleh orang tua.

“Kalau di sekolah saya rasa aman itu, tapi tadi diluar lingkungan kita masih meraba-raba. Makanya, saya menghimbau agar dapat diberikan pemahaman agar siswa yang melaksanakan PTM dapat diantar jemput orang tua, sehingga datang dan pergi dapat dikontrol. Tak terjadi kontak langsung dengan penderita covid-19 atau suspect, sehingga memutus rantai penyebaran covid-19,” ujarnya.

Terkait dengan kontaminasi lokal pendemi covid-19, lanjutnya, di Lampura saat ini tidak ada kasus demikian. Yang ada adalah inter lokal atau berasal dari luar, karena pasien/warga melakukan perjalanan keluar daerah, sehingga terjadi kontak langsung dan menulari orang-orang terdekat.

“Seperti dialami Kadisdik Lampura, orang rumahnya tertular wajar, karena dia berhubungan langsung. Bukan kontak dengan lingkungan, jadi selama ini diwilayah kita masih belum ada kontaminasi lokal kasus terkonfirmasi positif covid-19,” tegasnya.

Sementara, Kadisdikbud Lampura, Mat Soleh menambahkan, Lampura adalah daerah pertama di 14 kabupaten/kota se-Lampung menggelar pertemuan tatap muka langsung. Dengan tetap memperhatikan wilayah-wilayah masih terdapat kasus terkonfirmasi positif covid-19.

“Hasil evaluasi kita, ada sekitar 93% dari jumlah sekolah disetiap jenjang, ini yang akan kita pantau setiap hari melalui satgas dilapangan, secara berjenjang dan berkesinambungan, “pungkasnya.(*) Sumber : radarlampung.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here