Kesetrum, Tukang Tambal Ban di Pekalongan Tewas Dibengkel Miliknya

612

Lampung24jam.com, Pekalongan— Nasib naas dialami oleh WD 64 tahun warga pekalongan Lampung Timur yang berprofesi sebagai tambal ban, hendak memompa ban milik pelanggan dengan kompresor rakitan miliknya ia justru tersengat aliran listrik yang mengakibatkan nyawanya melayang.

Kapolres Lampung Timur (Lamtim) AKBP Wawan Setiawan didampingi Kapolsek Pekalongan Iptu Rahadi mengatakan korban warga Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan. 

“Kejadiannya pada Minggu sore pukul 15.30 Wib. Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Kapolres, Minggu (14-3-2021).

Dia menjelaskan, korban yang berprofesi sebagai tambal ban sedang memperbaiki ban sepeda di bengkel rumahnya menggunakan kompresor listrik rakitan.

Kompresor yang dibuat sendiri itu diduga tidak memenuhi standar. Sehingga ketika digunakan untuk memompa ban, ada arus listrik yang bocor yang menyetrum korban.

“Korban yang saat itu seorang diri menyenggol alat tersebut dan tersetrum lalu tidak sadarkan diri di tempat kejadian. Beberapa saat kemudian peristiwa itu diketahui tetangganya dan mencabut kabel alat tersebut dari stop kontaknya,” tambahnya.

Dari pemeriksaan tim medis RS Islam Metro, korban meninggal dunia karena kesetrum arus listrik. Pada saat korban ditemukan, di bagian perut sebelah bawah terdapat luka bakar akibat tersengat arus listrik.

Pihak Kepolisian Sektor Pekalongan juga sudah melakukan mendatangi dan mengecek TKP, meminta keterangan saksi. Identifikasi korban dan koordinasi dengan pihak kesehatan untuk visum luar serta mengamankan barang bukti berupa satu kompresor listrik rakitan.

Sementara korban disemayamkan di rumah duka untuk kemudian dimakamkan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here