Minta Habib Rizieq Shihab Dibebaskan, Murka Datangi Kejari Metro

326

Lampung24jam.com, Kota Metro – Membawa poster Habib Rizieq Shihab dan bendera merah putih sembari mengumandangkan selawat puluhan orang yang menamai dirinya Masyarakat & Umat Kota Metro Rindu Keadilan (Murka) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro, Kamis 08/04/2021.

Unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas proses hukum yang dijalani Habib Rizieq Shihab yang dinilai disudutkan dan dicari-cari kesalahannya dalam proses persidangan.

Koordinator aksi membacakan delapan poin pernyataan sikap terkait kondisi terkini dalam proses persidangan Habib Rizieq Shihab. Usai melalui aksi, perwakilan pengunjung rasa melakukan audensi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Metro.

Usai Audensi Kajari Metro Virginia Hariztavianne melalui Kasi Intelejen Rio Halim mengatakan pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan Murka untuk Habib Rizieq Shihab. “Telah kami terima kemudian akan kami teruskan ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Rio Halim, Kamis, 8/4/2021.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Muhammad Salim mengaku bahwa unjuk rasa tersebut diikuti 50 orang peserta yang meminta agar tidak ada diskriminasi ulama.

“Kami minta keadilan, mudah-mudahan para pejabat yang terkait ini bisa betul-betul memegang amanah untuk bangsa dan negara khususnya di Kota Metro, yang paling utama jangan mendiskriminasi ulama-ulama. Di metro hari ini merupakan gerakan yang kelima, setelah sebelumnya berlangsung di Pringsewu. Karena dibatasi dan kami patuh terhadap protokol Covid-19, hari ini kami bergerak bersama 50 orang,” jelasnya.

Kemudian, dari data yang dihimpun delapan poin pernyataan sikap tersebut masing-masing ialah :

1. Pihak aparat hukum wajib menghargai sepenuhnya hak-hak Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan sebagai terdakwa tanpa adanya diskriminasi hukum sedikitpun serta wajib memperlakukan Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan secara terhormat.

2. Stop penghinaan & kriminalisasi ulama dan tokoh oposisi lainnya.

3. Meminta pihak kejaksaan membatalkan dakwaan terhadap Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan Karena telah terjadi diskriminasi hukum.

4. Meminta kepada hakim untuk membuat keputusan pembatalan kasus yang saat ini sedang dikenakan kepada Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawan dikarenakan tidak terpenuhinya hak-hak mereka sebagai terdakwa.

5. Kami terus menuntut diusutnya secara tuntas dan terbuka, eksekutor dan aktor intelektual dibalik gugurnya 6 syuhada pemuda Islam pengawal Habib Rizieq Shihab. Termasuk aparat penegak hukum berani mencari jawaban siapakah yang berada di dalam mobil Land Crusher Hitam di tempat kejadian perkara pada malam terjadinya kejadian tersebut.

6. Kami tidak akan pernah mundur selangkahpun dan tetap berjuang menegakkan keadilan dan melawan kedzaliman demi keselamatan agama, bangsa dan negara dari arogansi kekuasaan yang dipertontonkan oleh pihak penguasa.

7. Kami juga menyerukan kepada tokoh dan umat Islam untuk tetap bersatu dan berjuang sesuai dengan konstitusi yang ada dan jangan terpengaruh dengan pihak-pihak manapun yang berupaya mengadu domba dan melemahkan perjuangan umat dengan cara intimidasi serta pemberian dalam bentuk materi.

8. Kami mengajak umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa dengan cara bertaubat, kembali ke jalan Allah, memperbanyak dzikir dan doa agar Allah memberikan kemenangan kepada kita dan menghancurkan musuh-musuh agama, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*) Sumber : jejamo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here