Keluhkan Bau Menyengat, Warga Tubaba Surati Bupati Tolak Keberadaan Kandang Sapi

271

Lampung24jam.com,  Tubaba — Keluhkan bau tak sedap dari kandang sapi terlebih saat musim hujan tiba baunya sangatlah mengganggu warga sekitar tiyuh pulung kencana, hal itu membuat sejumlah warga sepakat untuk melayangkan surat keberatan sekaligus penolakan kepada Bupati Umar Ahmad selaku Bupati Tulangbawang Barat.

Kekesalan warga tersebut cukup beralasan. Pasalnya, keberadaan kandang puluhan sapi tersebut, sudah berlangsung lama sekitar lima tahun lebih.

“Disaat musim penghujan tiba, kandang itu mengeluarkan bau tak sedap yang sangat menyengat, dan warga disini sudah cukup bersabar menahan selamat empat tahun lebih,” kata warga.

Warga menambahkan, bau menyengat tersebut jelas-jelas telah mencemari lingkungan, dan berpotensi menimbulkan penyakit, karena bau tersebut mengundang lalat masuk ke rumah-rumah warga.

“Maka dari itu, kami melayangkan surat pernyataan penolakan kepada Kepala Tiyuh, yang ditembuskan kepada dinas terkait dan Bupati Tubaba, dengan harapan pemkab dapat bertindak tegas terkait keluhan kami ini,” tegas warga, Senin (12/4).

Warga menjelaskan, surat penolakan tersebut ditandatangani oleh puluhan warga dengan ditujukan kepada Kepalo Tiyuh Pulung Kencana, dan ditembuskan kepada Camat Tulangbawang Tengah, Dinas lingkungan hidup (DLH) serta Bupati Tubaba Umar Ahmad.

“Dalam surat tersebut, kami memohon DLH beserta dinas terkait lainnya, dengan tupoksinya masing-masing dapat menindak lanjuti keluhan kami ini, kami berharap kandang itu segera dipindahkan,” ungkapnya.

Lebih dalam warga mengatakan, sangat mendukung sepenuhnya langkah Bupati
Tubaba yang telah menggagas program kebersihan sampah, untuk kelestarian alam dan lingkungan.

“Sampah saja menjadi perhatian serius pemerintah, apalagi persoalan bau dari kandang ini kami hirup setiap hari, sehingga potensi penyakit juga kian hari kami hadapi ini. Untuk itu, kami mohon kepada pemkab agar menerima keluhan kami ini,” tukasnya. (*) Sumber : Radar24.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here