Seorang Gadis Asal Lamsel Gantung Diri, Begini Isi Surat Wasiatnya

821

Lampung24jam.com, Lamsel – Diduga akibat hubungan asmara Elisa Agustin (21) warga dusun Citerep desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan tewas tergantung dengan leher terikat mengunakan kain yang di ikatkan pada bagian bangunan rumah miliknya, Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 18.00 wib.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban ditemukan oleh Wagiman (65) yang merupakan kakek korban, saat kekek korban hendak menghidupkan lampu, dan menyentuh benda. Saat lampu hidup kakek korban terkejut setelah melihat benda yang tergantung adalah cucunya.

 

“Biasannya dia selalu manggil saya kalau sore, ini kok ga ada suaranya, maka saya kedalam untuk menghidupkan lampu, karena kondisinya gelap tiba-tiba ada benda yang tersentuh, saya pun terkejut setelah lampu hidup dan melihat cucu saya yang tergantung dengan tubuh yang sudah kaku,”kata Wagiman (65) kakek korban,Rabu (14/4/2021).

Dirinya melihat korban dalam posisi tergantung dengan leher terikat menggunakan kain pada bagian rumah korban dengan kondisi gelap.

Menurut kepala dusun setempat Herman, Korban ditemukan oleh kakeknya dengan posisi tergantung pada bagaian bangunan dalam rumah milik korban,kemudian kakek korban melaporkan kejadian itu.

“setelah mendapat laporan dari pihak korban saya pun langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian Polsek Natar,”ujarnya

“Saat ini korban sudah di turunkan dari posisi tergantung dan sudah baringkan dan insay Allah akan di makamkan besok di tempat pemakaman umum desa setempat.”imbuhnya.

Hingga berita ini kami turunkan belum diketahui pasti motif korban hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kini terungkap surat yang diduga ditulis oleh Eli Agustina sebelum dia ditemukan meninggal oleh ibunya.

Dalam surat yang bertulis tangan tersebut ada dugaan motif percintaan yang diduga menjadi pemicu korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Ada kalimat yang menyebutkan seseorang bernama Muklis dan permohonan maaf korban kepada kedua orang tuanya, berikut sepenggal kalimat dalam surat yang ditulis oleh korban sebelum gantung diri.

“Lisa nggak bisa liat Muklis menderita,Lisa tau Muklis ada niat buat nikahin Lisa,tapi karena terpaksa Muklis lebih sama Suci dan Muklis nggak akan bisa dipisah dari  Uci, Lisa nggak kuat liat Uci dan Muklis”. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here