IRT Jadi Pengedar Narkoba, Mengaku Untuk Beli Baju Lebaran Anak

527

L24, Seeorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RS (29), warga Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat harus beurusan dengan polisi terkait pengedaran narkoba, mirisnya ia jadi pengedar barang haram tersebut untuk membelikan baju lebaran anaknya.

Ia ditangkap polisi pada Kamis (15/4/2021), karena diduga mengedarkan sabu di seputaran tempat tinggalnya. Dari RS disita barang bukti 2 plastik klip berisi methamphetamine (sabu) dengan berat 0,21 gram.

Kasatnarkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan mengatakan, penangkapan berawal dari informasi adanya seorang wanita menjual narkotika. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli.

“Petugas menangkap RS saat menyerahkan dua paket sabu kepada polisi yang menyamar,” katanya, Sabtu (17/4/2021).

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan diketahui bahwa barang haram itu diperoleh dari seorang pria berinisial W (DPO).

Sementara, RS mengaku nekat mengedarkan narkotika karena terdesak kebutuhan ekonomi. Hal tersebut membuatnya mengambil jalan pintas dengan mengedarkan sabu.

“Anakku dua orang, masih kecil-kecil. Aku cari makan sendiri, dengan suamiku lagi proses cerai,” ujarnya.

“Ini cara cepat dapatkan duit, aku beli Rp 500 ribu, kujual lagi aku dapat untung Rp 200 ribu. Uangnya ini kebutuhan sehari-hari, sama beli baju lebaran juga untuk anak-anak,” katanya.

Perbuatannya mengedarkan sabu bukannya membuatnya untuk, tapi malah berakhir di penjara.

“Aku harap polisi kasih keringanan hukuman samaku, anak-ku ada dua orang yang harus dihidupi,” sedihnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here