Polres Tanggamus Tangkap Waluyo, Terduga Perburu Satwa Dilindungi

407

Lampung24jam.com, Tanggamus – Seorang pria 55 Tahun bernama Waluyo pasrah setelah Tim gabungan Satreskrim Polres Tanggamus dan Polhut PPNS TNBBS menangkapnya, waluyo diduga melakukan perburuan liar terhadap satwa yang dilindungi, Tersangka ditangkap di lokasi Blok VII Pekon Gunung Doh Kecamatan Bandar Negeri Semoung (BNS) Kabupaten Tanggamus.

Dalam penangkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 kepala kijang, 11 kulit kijang, 4 kaki kijang, 1 tengkorak kepala rusa, senapan angin, 2 golok, seutas tali tambang dan kayu patok jeratan.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH mengungkapkan, tersangka ditangkap di lokasi Blok VII Pekon Gunung Doh Kecamatan Bandar Negeri Semoung (BNS) Kabupaten Tanggamus.

“Tersangka ditangkap dinihari tadi, Selasa, 20 April 2021 pukul 02.00 Wib,” ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Menurut Iptu Ramon, tersangka dalam melakukan aksinya dengan cara menjerat rusa atau kijang. Dan saat ditangkap, tersangka tertangkap tangan sedang membawa sisa potongan hewan yang dilindungi tersebut.

“Barang bukti ada beberapa item, meliputi kepala, kulit dan kaki kijang, tengkorak kepala, sejumlah golok dan senapan angin,” ujarnya.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan tersangka, bahwa hasil jeratan, dagingnya sebagain dijual kepada tetangga dan sebagain dikonsumsi sendiri.

“Harga daging bervariasi, berdasarkan keterangan pelaku Rp75 ribu per kilogram. Diperkirakan sudah lama menangkap hewan dilindungi tersebut, pengakuannya dia seorang diri,” tegasnya.

Kesempatan itu Kasat menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama melestarikan cagar alam ataupun hewan yang dilindungi.

“Kita sosialisasikan juga agar masyarakat tidak merusak cagar alam, hewan yang dilindungi sebab akan berujung pidana,” imbaunya.

Saat ini tersangka dan barang bukti ditahan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf a dan d Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No. 5 Tahun 1990 Tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Sementara itu, tersangka dalam penuturannya mengakui telah menangkap hewan yang dilindungi selama beberapa tahun terakhir dan berhasil menangkap sebanyak 16 ekor kijang maupun rusa, sebagian di makan dan sebagian di jual seharga 75.000 rupiah.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here