Baru Pacaran 2 Hari, Gadis SMP Asal Tubaba Dirudapaksa Hingga Pendarahan

853

Lampung24jam.com, Tulang Bawang Barat – Baru dua hari menjalin pacaran, seorang gadis belia yang masih duduk di kelas 1 SMP Warga Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat menjadi korban asusila oleh ARP (18) di rumah pelaku, Sebelum aksi tindak pidana asusila itu terjadi modus pelaku mengajak korban jalan-jalan ke Islamic Center Tubaba.

Dari kejadian kekerasan seksual yang dialami bunga (bukan nama sebenarnya) ia mengalami luka dikemaluan sampai berdarah dan trauma hebat usai kejadian memilukan yang menimpanya.

Kemaluan siswi kelas satu SMP itu berlumuran darah hingga trauma, perbuatan pemerkosaan itu terjadi di rumah pelaku ARP warga Tirta Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sabtu, (10/04/2021) sekitar Pukul 17.00 Wib.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B-142 / IV / 2021 / POLDA LAMPUNG / RES TUBABA, tanggal 11 April 2021. Team Tekab 308 Polres Tubaba berhasil mengamankan Pelaku ARP, tindak pidana pemerkosaan anak dibawah umur.

Kapolres Tubaba Akbp Hadi Saepul Rahman Melalui Kasat Reskrim Iptu Andre Try Putra mengatakan, Berdasarkan penuturan bunga (korban), antara pelaku ARP dan bunga (korban) memang sudah menjalin pacaran selama kurang lebih dua hari. Awal perkenalan bermula dari sosial media (Sosmed) Facebook, lalu korban diajak untuk keluar rumah bersama pelaku. Kemudian korban mengiyakan ajakan pelaku setelah itu sekitar pukul 17.00 WIB di jemput oleh pelaku ARP di rumah korban yaitu di Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Setelah pelaku mengajak korban jalan – jalan ke Islamic Center Tulang Bawang Barat, lalu korban dibawa ke rumah pelaku, setibanya korban di rumah, ARP (pelaku) mulai melancarkan bujuk rayunya sambil kedua tanganya mulai bergeliriya di bagian sensitif korban dan melakukan tindakan pemerkosaan tersebut. Kemudian korban enggan melakukan itu, sembari mengatakan ” Tolong, saya gak mau”, tapi pelaku tetap saja melakukan itu. Setelah melakukan aksinya itu bunga (korban), diantar pulang kembali ke rumah nya”, ujar Kasat Reskrim. Jum’at, (30/04/2021).

Termakan bujuk rayu oleh ABG itu, bunga (korban) pun pasrah digerayangi oleh pacarnya itu.

“Akhirnya terjadi perbuatan tak senonoh yang membuat korban pendarahan hebat dan bekas memar dibagian leher hingga trauma. Mengetahui anaknya telah diperkosa, orangtua korban pun langsung melaporkan kasus ini ke Polres Tulang Bawang Barat”, paparnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan pada hari Senin 26 April 2021, Team Tekab 308 Tubaba melakukan penangkapan terhadap pelaku pemerkosaan anak dibawah umur, saat pelaku dirumah kakaknya yang berada di Tiyuh Pulung Kencana sekitar jam 23.00 Wib.

“Pelaku sudah kita jebloskan kedalam penjara, dan dijerat dengan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU no 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76 D Tentang Persetubuhan anak dibawah umur terancam 15 tahun Penjara”, cetusnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here