Sholat Ied 2021, Bupati Lambar Tegaskan di Rumah Masing-masing

131

Lampung24jam.com, LAMPUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat terkait larangan mudik dan larangan sholat idul fitri (Ied) 1442 hijriyah tahun 2021 di rumah ibadah (masjid) atau di tanah lapang.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Lampung Barat Hi. parosil Mabsus saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkompinda dan pimpinan ormas Islam di ruang rapat pesagi kantor Bupati setempat, dikarenakan masih merebaknya wabah covid-19 yang hingga kini belum berakhir, Kamis, 28/4/2021.

“Saya Bupati Lampung Barat beserta Forkopimda, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Lampung Barat, menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa penularan covid-19 masih belum dapat dikendalikan secara efektif dan untuk menghindari terjadinya korban covid-19 yang terus meningkat, maka pelaksanaan sholat idul fitri pada tanggal 1 syawal 1442 hijriyah tidak dilaksanakan secara berjamaah di rumah ibadah atau di tanah lapang” ujarnya

Parosil menghimbau Masyarakat agar menunaikan sholat idul fitri di rumah masing-masing.

Sementara Larangan mudik yang diberlakukan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, Kabag Ops Polres Lampung Barat Kompol Hi. Ferianda Ekaputra mewakili Kapolresnya AKBP Rachmat Tri Haryadi S.Ik, MH., menegaskan akan memutarbalikkan kendaraannya ke tempat tujuannya semula.

“apabila terdapat masyarakat dari luar Lampung Barat memasuki wilayah Lampung Barat dengan alasan mudik” kata dia,

“Siapapun orangnya, ini saya tekankan lagi, siapapun orangnya, tidak boleh mudik. Apabila masuk ke wilayah Lampung Barat, kami akan putar balikkan ke tempat tujuannya semula,” imbuh Kabag Ops.

Terkait dengan sanksi, Bupati Lambar Parosil Mabsus telah menyampaikan kepada Dandim 0422/LB Letkol Benni Setiawan dan Kabag Ops Polres Lambar Kompol Hi. Ferianda Ekaputra, bahwa pihaknya akan melaksanakan perintah dari kesepakatan tersebut.

“Kalau bicara masalah sanksi, tadi sudah disampaikan pak Dandim 0422/LB, disampaikan pak Feri selaku Kabag Ops Polres Lambar, mereka siap melaksanakan perintah dari hasil kesepakan ini bahwa nanti seluruh Bhabinkamtibmas, Bhabinsa didukung dengan satgas covid-19 di masing-masing Pekon mereka akan menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus masjid, dewan masjid untuk tidak menyelenggarakan sholat ied di rumah ibadah ataupun di lapangan” ujar Parosil.

” Insyaallah masyarakat Lampung Barat ini masih mengikuti apa yang menjadi kesepakatan daripada pemerintah,” tambah dia

Parosil juga menerangkan, bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) agar memerintahkan seluruh camat dan peratin untuk segera membentuk posko covid-19 di masing-masing pekon yang ada di Lampung Barat.

“Saya sampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon, perintahkan langsung seluruh camat, kepada seluruh peratin untuk segera membentuk posko covid di masing-masing pekon, karena memang sudah diamanatkan oleh dana desa, pemerintah dan juga peraturan bupati, memerintahkan kepada seluruh pekon untuk membuat posko,” ucapnya.

Hal itu dilakukan, kata Parosil “Pemimpin itu tugasnya melindungi rakyatnya, mensejahterakan rakyatnya, nah sekarang ini pandemi covid-19 masih terus meningkat, rakyatnya perlu dilindungi, lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya.

Keputusan tersebut juga berdasarkan keputusan pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi dan juga keputusan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Karena ini bukan kesimpulan dari Parosil secara pribadi, tetapi ini merupakan keputusan pemerintah baik itu pusat, provinsi maupun kabupaten/kota se-Provinsi Lampung,” pungkasnya (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here