Rumah Panggung di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

572

Lampung24jam.com, Tanggamus – Diduga karena konsleting listrik rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu milik Zainal (57), wiraswata warga Pekon Tanjung Raja Kecamatan Cukuh Balak, kabupaten tanggamus habis dilalap si jago merah, akibat kejadian itu satu unit sepeda motor dan kayu 10 kubik ikut ludes terbakar kerugian ditaksir sekitar Rp700 Juta Rupiah, Sabtu 08/05/2021.

Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus Ipda Eko Sujarwo, SH. M.Si mengatakan kebakaran terjadi pada Sabtu tanggal 8 Mei 2021 pukul 22.15 WIB.

“Rumah terbakar milik Zainal (57), wiraswata warga Pekon Tanjung Raja Kecamatan Cukuh Balak,” kata Ipda Eko Sujarwo mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Minggu (9/5/21) dinihari.

Menurut Ipda Eko, atas peristiwa tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan serta mendatangi TKP guna melakukan identifikasi penyebab kebakaran.

“Hasil identifikasi sementara, diduga penyebab terjadinya kebakaran akibat konsleting listrik di rumah korban,” ujarnya.

Kapolsek memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun selain rumahnya terbakar, 1 sepeda motor honda beat dan sekitar 10 kubik kayu milik korban juga terbakar sehingga korban menderita kerugian sekitar Rp700 juta.

“Tidak ada korban jiwa namun korban mengalami kerugian sekitar Rp700 juta,” tegasnya.

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian menurut keterangan korban, bahwa korban melihat api berasal dari plafon rumahnya dan korban langsung menyelamatkan diri dan berteriak meminta bantuan warga namun api sudah membesar dan membakar semua isi rumah.

Lalu menurut keterangan Dadang (35) yang merupakan tetangga korban, bahwa ia melihat ada api di rumah korban dan melihat korban berteriak minta tolong warga, sehingga bersama warga setempat membantu memadamkan api, namun api sudah membesar sehingga sulit dipadamkan.

“Rumah korban yang terbakar adalah rumah panggung terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar. Saat warga berusaha membantu, namun api sudah membesar sehinhga sulit untuk dipadamkan secara manual tanpa alat bantu pemadam,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolsek, tindakan kepolisian dengan cek TKP, bersama TNI Koramil, Tagana, petugas PLN Cukuh Balak dan warga masyarakat masih berada di TKP berusaha membantu pemadaman, setelah api padam memasang garis polisi, mencatat keterangan saksi dan membuat laporan Polisi Model D.

“Situasi terkini aman kondusif dan api telah padam namun rumah sudah terbakar habis dan sementara korban saat ini aman berada di rumah keluarganya,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here