Heboh ! Buaya 2,5 Meter Masuk Keramba Warga di Tanggamus

266

Lampung24jam.com, Tanggamus – Warga tanggamus digegerka dengan masuknya buaya ke keramba milik warga, kemudian warga ramai-ramai menangkap buaya itu menggunakan jaring milennium milik Sekolah Umum Perikanan (SUPM) Negeri Kota Agung, Tanggamus

Seekor buaya sepanjang sekitar 2,5 meter ditangkap warga di Muara Pantai, tepatnya di Dusun Rawajadi, Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Minggu (13/6/2021) malam.

Tertangkapnya buaya tersebut membuat heboh warga setempat. Lantas, seperti apa cerita penangkapan buaya sepanjang sekitar 2,5 meter itu?

Warga setempat yang memimpin penangkapan reptil tersebut, Maseni menceritakan awalnya warga mencurigai jebolnya keramba budidaya ikan milik kelompok masyarakat di wilayah tersebut.

Warga merasa resah dan kemudian menyelidiki penyebab jebolnya keramba tersebut. “Kami merasa resah adanya keramba yang jebol dan setelah diselidiki ternyata buaya yang masuk ke keramba. Kami lalu berupaya melakukan penangkapan dan sekitar pukul 19.00 WIB akhirnya berhasil ditangkap,” kata Maseni.

Menurut Maseni buaya tersebut ditangkap setelah sebelumnya masyarakat meminta izin terlebih dahulu kepada Kepala SUPM Kota Agung menggunakan jaring yang bukan jaring biasa.

Ia menceritakan ada sekitar 9 orang warga yang ikut melakukan penangkapan buaya tersebut. “Sekitar 9 orang kami melakukan penangkapan,” ujarnya.

Masaeni menuturkan penangkapan buaya tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati dan ekstre kerja keras. Pasalnya, warga juga merasa takut dengan buaya tersebut. “Proses penangkapann dijaring, kemudian jaring diputar dan digiring seperti menjaring ikan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait adanya penangkapan buaya tersebut, Petugas Polsek Kota Agung Polres Tanggamus dan Koramil Kota Agung kemudian mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan evakuasi reptil tersebut ke tempat aman.

Salah seorang personel Polsek Kota Agung Polres Tanggamus, Bripka Vero Anggoro engungkapkan pihaknya mendapatkan laporan masyarakat bahwa warga menangkap buaya.

“Penangkapan buaya menggunakan jaring, lalu diikat maka kami datang ke TKP guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Bripka Vero.

Ia menjelaskan setelah berhasil dijinakan, buaya tersebut sementara diamankan di ruang water room SUPMN Kota Agung. “Buaya sementara diamankan di tempat steril di SUMPN,” ujarnya.

Vero menambahkan terhadap buaya tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada BKSDA Lampung guna konservasi hewan dilindungi. “Buaya tersebut akan diserahkan ke BKSDA,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here