Satpam Asal Lampura Meregang Nyawa Usai Jatuh di Jembatan 10 Meter

736

Lampung24jam.com, Lampung Utara – Nasib Naas dialami oleh Edi Sopian, Satpam RS Handayani Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) yang hari meregang nyawa usai terperosok kedalam jembatan di Jalan Kebon 5, Kelurahan Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan sedalam 10 meter, Korban tewas di Rumah Sakit l, Jumat (20/8/2021) sekira pukul 02.00 WIB.

Warga  Dusun Alang-Alang Lebar, Desa Kalicinta, Kotabumi Utara ditemukan oleh rekannya yang curiga karena korban tidak kunjung tiba di rumah sakit setelah membeli makan. Setelah ditelusuri, rekan kerjanya melihat lampu motor di bawah jembatan.

Korban pun langsung dievakuasi dan dilarikan ke RS tempat ia bekerja, namun sayang nyawanya tidak tertolong. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang, robek di kening dan luka lecet di tangan akibat terperosok ke dalam sungai sedalam sekitar 10 meter.

Bambang Susilo kakak korban membenarkan jika korban saat kejadian tengah shift malam di RS Handayani. Ia mendengar kabar adiknya mengalami kecelakaan sekira pukul 01.30 WIB dan langsung ke RS, namun adiknya sudah meninggal dunia. Saat ini korban sudah ada di rumah duka kemudian akan dimakamkan.

Kepala Desa Kalicinta Suwarno menyebut, diduga korban jatuh dari jembatan lantaran tidak mengetahui medan. Namun masih harus tetap dilakukan penyelidikan oleh kepolisian akan korban murni kecelakaan tunggal atau tidak.

“Informasinya mereka jalan bertiga. Kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menyelidiki penyebab korban meninggal,” tukasnya.

Pantauan di lokasi, Tim Identifikasi bersama Kanit Lantas Polres Lampura sedang melakukan penyelidikan penyebab tewasnya Edi Sopian lantaran terperosok ke sungai. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here