Terseret Ombak, 2 Remaja Asal Tanggamus Tenggelam 1 Tewas 1 Hilang

392

Lampung24jam.com, Tanggamus – Nasib malang dialami oleh dua remaja asal kota agun tanggamus yang tenggelam diseret ombak di Pantai laut Cukuh Batu Pekon Terbaya Kecamatan Kotaagung, Tangggamus, Minggu 07/11/2021.

Bersama rekan lainya mereka berdua hendak berenang di pantai, namun naas mereka mandi atau berenang terlalu menengahjauh dari bibir pantai sehingga ketika ombak datang mereka terseret ombak dan tenggelam.

Informasi berhasil dihimpun, satu korban ditemukan tak bernyawa M. Fauzi (17) warga Tegal wangi, Kelurahan Kuripan, Kotaagung.
Sedangkan rekannya Dendi (17) warga Pekon Kusa, Kecamatan Kotaagung hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

Menurut rekan korban Dika, ada enam orang yang datang ke pantai itu menggunakan kendaraan roda dua, kemudian setibanya dipantai M. Fauzi dan Dendi beserta dua orang temannya langsung mandi.

Saat itu kondisi laut sedang pasang.”Nah, M. Fauzi sama Dendi mandi agak tengah, sedangkan temannya yang lain mandi dipinggir. Sementara ombak laut sedang besar-besarnya,” tuturnya.

Menurut Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, pencarian korban Dendi (17) dihentikan karena faktor cuaca dan akan dilanjutkan pada Senin (8/11/2021). “Satu korban ditemukan meninggal dunia,” kata Jumaril, Minggu (7/11/2021).

Kronologi kejadian ini menurut mitra Intel Kodim 0424/Tanggamus, awalnya beberapa remaja sedang berenang di Pantai Cukuh Batu Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung. Saat itu salah satu dari rombongan tersebut Dendi (17) terlihat terseret arus. Kemudian Fauzi (17)  rekannya mencoba membantu, namun malah keduanya terseret ombak.

Sekitar pukul 16.45 WIB  petugas BPBD dan warga berhasil menemukan korban tenggelam Fauzi (17) dalam keadaan meninggal dan langsung dibawa ke RSUD Batin Mangunqmg Kota Agung.

Pada pukul 17.00 WIB, pencarian dihentikan karena cuaca dan kondisi laut. Namun tetap dilaksanakan pemantauan di pesisir pantai oleh petugas dan masyarakat. Kondisi cuaca perairan Teluk Semaka saat ini bergelombang tinggi sehingga berisiko bagi masyarakat untuk berenang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here