Ratusan Peserta Antusias Ikuti Webinar Cerdas Nonton TV Digital

Lampung24jam.com, Lampung – Webinar yang dilaksanakan oleh Tim Edukasi dan Komunikasi Publik Analog Switch Off Kementerian Komunikasi dan Informatika  yang bertajuk “CERDAS NONTON TV DIGITAL” telah berlangsung dan di ikuti secara antusias lebih dari Seratur peserta melalui aplikasi zoom meeting, 24/03/2022.

Tugas narasumber menjelaskan pentingnya dan manfaat siaran digital seperti yang sudah diagendakan oleh pemerintah bahwa mulai bulan April nanti siaran analog akan dimatikan dan beralih ke siaran digital.

Ketiga narasumber dalam webinar tersebut adalah Haryukresno Widhipitranto BE yang merupakan Subkoordinator Kelayakan Teknologi Penyiaran, Budi Jaya Ketua KPID Lampung, serta Tulus Tampubolon corporate secretary Nusantara TV.

Budi Jaya idris selaku Ketua KPID Lampung menyampaikan materi yang berjudul Lampung Menyongsong Analog Switch Off, Ia menjelaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika merancang peralihan ke TV Digital atau Analog Switch Off (ASO) dalam tiga tahapan, yaitu, tahap pertama 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga atau batas akhir 2 November 2022.

Adapun Kabupaten kota di Lampung yang masuk dalam tahap pertama  berlaku untuk wilayah layanan Lampung-1 yang terdiri dari Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu.

Budi juga menyampaikan persiapan KPID Lampung Dalam menghadapi ASO tersebut antara lain KPID Lampung terus berkoordinasi dengan: pihak eksekutif yakni Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Gubernur Lampung serta Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Lampung; legislatif yakni DPRD Provinsi Lampung; serta Komisi Penyiaran Indonesia Pusat dalam menyambut ASO di Provinsi Lampung.

Adapun pemateri lainya membahas pentingnya peralihan siaran analog ke siaran digital, seperti Tulus Tampubolon menyampaikan materi terkait cerdas menonton tv digital, ia juga menyampaikan bahwa nusantara tv merupakan tv digital pertama di Indonesia.

Setelah sesi penyampainya materi selesai, moderator membuka 5 pertanyaan untuk para peserta, salah satu penanya peserta dari lampung tengah bernama dedi, ia menanyakan terkait regulasi pemerintah dalam mengatur setup box atau alat tambahan untuk mendapat siaran digital mulai dari harga, pemasangan dan kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan kesempatan tersebut.

Pertanyaan dedi di jawab oleh Pemateri Haryukresno Widhipitranto, ia menjawab bahwa untuk teknis regulasi memang sudah ada, terkait standar setup box yang layak edar, untuk sekarang ada 11 perusahaan yang sudah terdaftar sebagai produsen setup box resmi di Indonesia.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa haha setup box tersebut amatlah terjangkau, dan untuk.pemasangan ya sendiri pun tidaklah terlalu rumit sehingga masyarakat diharapkan tidak kesulitan dalam memasangnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here