Kasus Pencabulan, Pengasuh Ponpes Asal Labuhan Ratu Lamtim Ditangkap Polisi

Lampung24jam.com, Lamtim – Kabar mengejutkan datang dari kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung timur, pasalnya salah satu pimpinan pondok pesantren disana dijemput paksa oleh pihak berwajib dengan kasus pemerkosaan seorang santri yang masih dibawah umur, pengasuh pondok pesantren tersebut berinisial MZ (39) ditangkap pada Senin, 27/06/2022.

Pondok pesantren yang biasanya ramai kegiatan belajar mengajar agama itu terlihat sepi pasca penangkapan MZ selaku pengasuh pondok pesantren.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution membenarkan penangkapan pengasuh ponpes di Labuhanratu. Kata Zaky, MZ ditangkap karena memerkosa gadis belia yang juga santriwati ponpes tersebut.

Zaky menceritakan, peristiwa itu terjadi pada April 2022 ketika MZ menyuruh korban membersihkan rumah termasuk kamar pribadi pelaku. Saat korban membersihkan lantai dengan menggunakan sapu, tiba-tiba MZ menutup semua pintu, pintu depan, belakang dan pintu menuju asrama.

Pelaku lalu menarik tangan korban yang masih usia belasan tahun itu. Setelah berhadapan, pelaku mendorong tubuh korban hingga jatuh terbaring di ranjang.

“Meneng ojo bengok abah ajari koe ben pinter (Diam jangan teriak Abah ajarin kamu biar pinter),” ujar pelaku kepada korban. Pelaku lalu memperkosa santriwatinya itu.

“Perbuatan bejat itu diketahui, setelah korban melapor kepada keluarganya karena merasa perutnya sering sakit dan alat vitalnya juga sering terasa nyeri,” terang Kapolres.

Pengakuan korban, pelaku 15 kali memerkosanya. Keluarga korban melapor ke polres lalu dilakukan penyelidikan dan hingga akhirnya polisi menangkap MZ. Pelaku dijerat pasal 81 dan/atau 82 Undang Undang RI No. 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UndangĀ  Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here