Beranda blog

Dititipi Dompet yang Ternyata Berisi Sabu, Siswi SMK ini Harus Masuk Bui

L24- Mungkin tak pernah terfikir dibenak NS 16 Tahun Siswi SMK harus berurusan dengan pihak polisi terkait kepemilikan Narkoba jenis sabu, kejadian itu bermula saat ia dititipi dompet yang ternyata berisi barnag haram sabu, pihak keluarga mengatakan bahwa anaknya tidak tahu menahu atas sejumlah sabu yang ada di dalam dompet tersebut.

Seorang remaja diringkus petugas Polsek Medan Area atas kepemilikan narkotika jenis sabu sebanyak 20 paket di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.  Menurut keluarga, penangkapan itu terjadi sesaat setelah ia dititipi sebuah dompet oleh temannya yang ternyata berisi narkoba.

Informasinya, NS (16) diringkus setelah polisi mendapati narkotika jenis sabu dari dalam sebuah dompet yang dipegangnya. Namun pihak keluarga menyebut, NS tidak tahu apa-apa dan menjadi korban dari sindikat Narkoba.

“Dia ditangkap karena memegang dompet yang dititipkan oleh ibu-ibu bernama Nova,” ujar Meylida, keluarga yang selama ini mengasuh NS, kepada wartawan, Minggu (11/4/2021).

Diceritakan Meylida yang merupakan bibi dari NS, kejadian bermula saat kemenakannya itu sedang bermain dengan rekannya di dalam gang rumahnya.

Dititipi Dompet

Pada saat bermain, temannya memegang sebuah dompet milik ibunya dan menitipkan kepada NS.

“Sore itu NS sedang main-main bersama temannya. Kemudian, dia di titipkan oleh temannya memegang sebuah dompet. Padahal dia enggak tahu apa isi dompet itu,” ucapnya.

Pada saat temannya menitipkan dompet kepada NS, disamping mereka terdapat seorang yang diduga menjadi ‘kibus’, langsung menelfon pihak kepolisian.

Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang dan langsung mendudukkannya ke atas sepeda motor dengan tangan sudah terborgol.

NS yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diduga telah mengedarkan narkotika jenis sabu. Ia kemudian di tangkap oleh polisi dengan keadaan wajah pucat pasi.

“Saya melihat ketika itu dia (NS) ditangkap. Wajahnya pucat. Polisi langsung membawanya bersama barang buktinya. Saya sempat minta tolong sama pak polisi. Dia itu anak SMA biasa aja. Tapi tetap aja di bawa ke kantor polisi,” katanya.

Bantu Jualan Nasi

Dikatakannya, NS adalah gadis rajin yang membantunya berjualan nasi. Gadis kecil tersebut tinggal bersama pamannya. Sementara ibu pergi meninggalkannya merantau ke negeri Malaysia. Sedangkan sang ayah, tidak tahu pergi kemana sejak NS masih bersekolah kelas 2 SD.

Usai penangkapan tersebut, Meylida mengungkapkan hasil pemeriksaan tes urin terhadap NS dinyatakan negatif. Ia kini sedang menjalani masa tahanan di rutan Polrestabes Medan.

Terpisah, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago mengatakan kasus NS sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Pengadilan Negeri.

“Kasusnya sudah di limpahkan ke Jaksa ya. Silahkan kordinasi dengan Kejaksaan ya,” ujarnya saat dikonfirmasi digtara.com melalui sambungan Telefon. (*) Sumber : Digtara.com

Keren ! Wali Kota Metro Siap Sumbangkan Gaji Untuk Pembangunan TPA

Lampung24jam.com METRO – Dalam Acara launching layanan masyarakat di Taman Merdeka Kota Metro Oleh Persatuan Wartawan Indonesia Kota Metro disambut antusias oleh warga yang hadir, Wali Kota Metro dr.Wahdi Sirajuddin Sp.OG., langsung menanggapi dan siap membantu keluhan warga, Minggu 11/04/2021.

Dari beberapa warga yang berkesempatan bertanya, Tinul warga Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat mendapat tantangan Wali Kota. Dimana Tinul bertanya apakah bisa mendapatkan bantuan pemerintah karena ia ingin mendirikan TPA.

“Saya ingin mendirikan TPA, kebetulan ada bekas bangunan orang tua yang bisa dilanjutkan pembangunannya untuk TPA, apakah bisa mendapat bantuan dana dari pemerintah. Kalau bisa bagaimana caranya?” ucapnya kepada Wali Kota.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Metro dr. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., mendukung keinginan wanita kelahiran 1995 tersebut. Namun ia memberikan tantangan agar Tinul berusaha terlebih dahulu sebelum meminta bantuan pemerintah.

“Berusaha dulu, kalau sudah ada yang diperbuat tunjukkan sama saya, tidak usah pakai uang pemerintah, saya berikan gaji saya sebagai bentuk dukungan,” katanya disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir di Taman Kota.

Selain Tinul, beberapa masyarakat juga memajukan pertanyaan kepada Wali Kota. Seperti terkait infrastruktur Jalan Pattimura yang rusak serta bantuan BPJS kelas 3 untuk masyarakat.

Usai acara, Ketua PWI Kota Metro Rino Panduwinata mengucap syukur atas kesuksesan launching program Layanan Masyarakat PWI Metro. Menurutnya, kesuksesan program ini terlihat dari animo dan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Tadi sempat ada warga yang tidak mendapat kesempatan bertanya karena wali kota ada kegiatan lain. Namun kami bersyukur, dengan waktu hanya 1 jam mampu memberikan kesempatan dan solusi atas aspirasi warga Kota Metro,” ungkapnya.

Kepada warga Bumi Sai Wawai yang ingin menyampaikan aspirasi melalui PWI, dapat datang langsung ke Kantor PWI Kota Metro di Jalan AR Prawira Negara. PWI pun berencana untuk terus menjalankan program Layanan Masyarakat agar mampu membantu mewujudkan aspirasi masyarakat.

“Tujuan kami agar PWI dan masyarakat bisa bersama-sama membangun Kota Metro. Terpenting merubah persepsi bahwa wartawan itu tidak baik, jika ada wartawan yang begitu itu oknum, Anggota PWI tidak seperti itu,” tukasnya. (*) Sumber Sigernews.com

Terlilit Hutang, Suami Asal Jombang Jual Istri ke Pria Lain

L24 – Pernikahan yang merupakan ikatan suci dalam membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah seperti yang didamba setiap insan nampaknya hal ini tidak berlaku bagi keluarga yang sudah dikaruniai dua anak asal jombang, pasalnya sang suami rela menjual istri ke pria hidung belang demi mendapat sejumlah uang.

Seorang suami asal Sumobito, Jombang berinisial FR (33) tega menjual istrinya untuk layanan threesome. FR mengaku sudah tiga kali menjual istrinya.

Alasannya, selain karena terdesak kebutuhan hidup, bapak dua anak ini berdalih butuh uang untuk membayar utang Rp 5 juta.

“Tersangka menjual istrinya ke pria lain untuk layanan threesome,” kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi saat jumpa pers di kantornya, Jalan Bhayangkara, Jumat (9/4/2021).

Telan Anggaran 9,7 Miliar, Gedung Perpustakaan Mesuji Mulai Dibangun 15 April

Lampung24jam.com, Mesuji – Gedung perpustakaan Daerah Mesuji akan dimulai pada tanggak 15 April 2021, peletakan batu pertama rencananya akan dilakukan oleh bupati, dari data yang di himpun pembanguan tersebut akan menelan anggaran Rp. 9,7 miliar.

Pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Mesuji Dimulai bulan April. Hal ini disampakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung Rudy Septiawan.

Dikatakan Rudy, pembangunan gedung perpustakaan yang berlokasi di Desa Brabasan ini menelan anggaran Rp9,7 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus APBN TA 2021. Gedung ini nantinya akan memiliki dua lantai dengan ukuran luas bangunan 1.500 m² dan pembangunannya akan berlangsung selama 240 hari.

“Pembangunan direncanakan akan dimulai pada 15 April 2021 dan akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Mesuji,” jelas Rudy.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mesuji Agung Subandara mengatakan gedung tersebut selain digunakan sebagai perpustakaan, juga akan dipakai untuk berbagai kegiatan sosial berbasis literasi. “Serta, tempat berkumpulnya berbagai komunitas, sejalan dengan transformasi perpustakaan yang berbasis inklusi sosial,” katanya Minggu (11/4). (*)

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1442 Jatuh 13 April 2021

L24, Yogyakarta — Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah jauh hari menetapkan menetapkan awal bulan puasa Ramadan 2021 berikut 1 Syawal 1442 Hijriah.

Dalam maklumat PP Muhammadiyah yang dikeluarkan pada 26 Januari 2021 itu disebutkan bahwa 1 Ramadan 1442 H jatuh pada hari Selasa Wage, 13 April 2021.

Adapun perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada hari Kamis Wage, 13 Mei 2021.

Perhitungan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Maklumat PP Muhammadiyah menjelaskan Ijtimak jelang Ramadan 1442 H terjadi pada hari Senin Pon, 12April 2021 M pukul 09:33:59 WIB. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulan berada di atas ufuk.

Adapun Ijtimak jelang Syawal 1442 H terjadi pada hari Rabu Pon, 12 Mei 2021 M pukul 02:03:02 WIB.

Selain menetapkan 1 Ramadan dan 1 Syawal 1442 H, maklumat PP Muhammadiyah yang ditandatangani Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris PP Agung Danarto itu juga menetapkan

1 Zulhijah 1442 H jatuh pada hariAhad Pon, 11 Juli 2021 M.

Hari Arafah (9 Zulhijah 1442 H)hari Senin Legi, 19 Juli 2021 M.

Idul Adha (10 Zulhijah 1442H) hari Selasa Pahing, 20 Juli 2021 M.

Curiga Bau Busuk, Warga Way Jepara Temukan Seorang Nenek Tak Bernyawa

Lampung24jam.com, Lamtim — Beberapa hari tidak terlihat oleh tetangga Seorang wanita ditemukan tewas dan membusuk didalam rumah, Korban adalah Sugiari (72) warga RT 31 Dusun 5 Desa Labuhan Ratu satu kecamatan Way Jepara Lampung Timur.

Warga yang curiga dengan bau busuk yang sangat menyengat dari dalam rumah korban lalu warga menemukan korban sudah tak bernyawa di dalam rumahnya sendiri, diketahui bahwa korban memang tinggal sendiri.

Warga bersama RT setempat selanjutnya mendatangi dan membuka paksa rumah korban.

Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa terlentang di lantai rumah dengan posisi terlentang, 10/4/2021.

“Almarhum memang hanya tinggal sendirian” jelas Sopian Kades Labuhan Ratu Satu.

Polisi kemudian mengevakuasi korban dan di bawa ke Puskesmas untuk di lakukan autopsi.

Hingga berita ini diterbitkan pihak Kepolisian belum bisa dimintai keterangan secara pasti terkait meninggalnya korban.

Diduga korban meninggal sudah beberapa hari terlihat dari jenasah sudah membengkak dan sudah dikerumuni belatung. (*)

Puan Maharani Resmikan Bandara dan Jalan di Krui Pesisir Barat

Lampunh24jam.com, KRUI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. (H.C.) Puan Maharani terharu dan bangga saat meresmikan nama Bandar Udara (Bandara) Muhammad Taufiq Kiemas dan Jalan akses ke Bandara bernama Jalan Fatmawati Soekarno. Puan berharap operasional bandara itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai anak dari almarhum Pak Taufiq Kiemas, saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengusulkan dan mendukung sehingga nama orang tua kami disematkan menjadi nama bandara ini,” kata Puan, di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (10/4/2021).

Puan lalu mengungkapkan pepatah, bahwa ketika manusia dipanggil oleh Allah SWT Yang Maha Kuasa, maka dia akan meninggalkan “nama”-nya di bumi.

“Alhamdulillah nama Pak Taufiq Kiemas yang beliau tinggalkan adalah nama yang harum, nama yang dihormati, nama yang membanggakan bagi kami keluarganya maupun bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Puan menuturkan, Taufiq Kiemas adalah mantan Ketua MPR RI dan dikenal sebagai negarawan yang gigih menjaga konstitusi Indonesia dan bisa menyatukan semua elemen bangsa.

Dia melanjutkan, Taufiq Kiemas juga terus mengedepankan kerukunan bangsa dan selalu mengingatkan pentingnya menjaga dan menerapkan Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bineka Tunggal Ika.

“Saya berharap bandara ini sekarang menyandang nama almarhum Pak Taufiq Kiemas, maka bandara ini turut berperan dalam menjaga semangat kebangsaan dari Almarhum,” ungkap Puan.

Semangat kebangsaan lain dari Pak Taufiq Kiemas, kata Puan, adalah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu dia harap dapat terwujud melalui bandara yang baru diresmikan pergantian namanya itu.

Karena itu, Puan berpesan agar Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dijaga kebersihannya, dijaga operasionalnya, sehingga bisa terus menjadi kebanggaan kita semua.

“Karena Bandara ini menjadi salah satu pintu gerbang utama untuk orang datang ke Pesisir Barat. Memudahkan wisatawan datang ke sini, dan akan menggerakkan ekonomi lokal serta membangkitkan UMKM,” tuturnya.

“Saya merasa bahwa Krui ini adalah Tanah Leluhur saya. Kita harus gotong royong membangun Krui Siapapun Kepala daerahnya, Siapapun Pejabatnya”, Kata Ketua DPR RI yang kakek dari garis Ayahnya berasal dari Pulau Pisang, Krui, Lampung.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Ketua Komisi IV Sudin, Anggota DPR RI Mukhlis Basri, Anggota BPK RI Ismayatun, Staf Khusus Menkopolhukam RI Erwin Moeslimin Singajuru, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Kapolres Lampung Barat Rahmat Tri Haryadi, Dandim Lampung Barat, Pj Bupati Pesisir Barat Bambang Soembogo, Bupati terpilih Pesisir Barat Agus Istiqlal bersama Wakil Bupati Zulqoini Syarief, Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat Piddinuri serta Ketua DPC PDI Perjuangan Pesisir Barat 2015 – 2019 Oking Ganda Miharja dan Ketua DPC PDIP 2019 – 2024 Pieter. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tak Henti Tebar Kebaikan, Almacida Terus Bergerak Sampai Level Ranting

Lampung24jam.com, Lamteng – Aliansi Masyarakat Cinta Damai (Almacida) terus tebar manfaat dalam rangka menjalankan amanah organisasi, tidak hanya kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh pengurus pusat, pengurus di level ranting kampung pun selalu melaksanakan kegiatan yang bernilai manfaat bagi masyarakat luas.

Kali ini Ranting Kampung Srikaton mengadakan kegiatan rutinan, adapun pembahasan kali ini fokus agenda menjelang bulan suci ramadhan, jum’at 09/04/2021.

 

Kegiatan rutinan ini dihadiri oleh ketua ranting Almacida Srikaton Bambang Sukari, Wakil Ketua Sutarno dan anggota Almacida Ranting Srikaton.

Pelaksanaan kegiatan di kediaman Giyardi dusun 6, kegiatan rutinan diawali dengan diskusi yang ditutup dengan do’a.

Bambang sukari selaku ketua ranting memberi arahan bahwa dibulan suci ramadhan anggota Almacida Ranting Srikaton diharapkan mampu ikut serta menciptakan keamanan dan ketertiban selama melaksanakan ibadah di bulan suci ramdhan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Saya harap semua anggota di setiap dusun mampu membantu menciptakan kondisi yang aman dan tertib didalam menjalankan ibadah dibulan suci ramadhan” ujar sukari.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, sekjend Almacida Tri Ardiyanto membenarkan bahwa kegiatan di level ranting kampung memang berjalan, menurutnya justru kegiatan dilevel ranting biasanya langsung bersentuhan dengan masyarakat di kampung tersebut.

Sebab itu level ranting merupakan denyut nadi dari organisasi Almacida yang harus dijaga dan dirawat kesolid an organisasinya.

Selain itu ketua umum Almacida Baroji tidak bosan-bosanya memberi arahan agar semua kegiatan baik level DPP maupun Ranting kampung/desa hendaknya dilaksanakan dengan ketulusan jiwa dan raga untuk dapat bermanfaat kepada halayak umum. (*)

(*)

 

Hamil 8 Bulan, Gadis Remaja Asal Lamteng Jadi Korban Cabul Paman Sendiri

Lampung24jam.com, Lamteng – Nasib Memilukan dialami oleh FL Gadis Remaja asal  Lampung tengah ini Menjadi korban pencabulan oleh pamanya sendiri, mirisnya pencabulan itu lakukan sejak ayahnya meninggal 2009 silam, sejak itu usia FL baru menginjak 8 tahun.

Unit PPA Polres Lampung Tengah bergerak menindaklanjuti laporan pencabulan di Kecamatan Bekri. Polisi mengamankan Aber (65), yang diduga mencabuli FL (18), keponakannya, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (9/4).

Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, kasus tersebut dilaporkan oleh korban yang didampingi kepala dusun.

“Korban dicabuli pamannya, sejak ayahnya meninggal pada 2009. Ketika itu korban masih berusia 8 tahun,” kata Edi Qorinas.

Edi mengungkapkan, akibat perbuatan Aber, saat ini FL hamil delapan bulan.(*)

Dua Pekan, Polres Pringsewu Amankan 33 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Lampung24jam.com, PRINGSEWU-Dua Pekan Operasi Pemberantasan Peredaran Narkotika, dengan sandi operasi Antik krakatau tahun 2021, Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu berhasil meringkus 33 tersangka terdiri dari 32 orang laki laki dan seorang perempuan.

“Dalam Operasi Antik Krakatau 2021, yang digelar 22 Maret-4 April. Kami berhasil
sebanyak 33 orang tersangka terdiri dari 6 orang bandar, 3 orang pengedar, 8 orang kurir dan 16 orang pemakai,” kata Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri SIK dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres setempat, Jumat (9/4/2021).

Menurutnya, ke 33 tersangka tersebut dilakukan penangkapan dibeberapa lokasi terpisah mulai kecamatan Pringsewu, Pagelaran, Gisting, Adiluwih, Sukoharjo dan dan dikecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

“Untuk wilayah zona merah, peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Pringsewu berada di Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu,” ungkap AKBP Hamid.

Sementara itu, untuk barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 25,7 gram sabu, 0,39 gram ganja, 1 butir ekstasi, alat hisap sabu dan uang tunai 210.000 rupiah.

“Kemudian tersangka yang berperan sebagai bandar jerat dengan Pasal 114 UU No: 35/2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” terang Kapolres.

Sementara itu, Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin mengungkapkan bahwa selain fokus pada upaya penindakan terhadap para tersangka, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan antara lain melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan narkoba.

“Kami imbau, masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba, karena dapat merugikan diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya. (*) Sumber : headlinelampung.com

error: Dilarang Copy Paste, Jika Ingin Merilis Hubungi Admin. ThankYou
Lampung24jam.com